LHOKSEUMAWE : Harga cabai merah di sejumlah pasar
trasdisional di Kabupaten Aceh Utara dan Lhokseumawe melonjak naik, dari harga Rp40 ribu per kilogram,
kini menjadi Rp50 ribu per kilogram, kondisi ini sudah terjadi sejak sepekan
terakhir .
Salah seorang pedagang di pasar tradisional, Kampung Kede
Panton, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Abdul Rafar (40) menyebutkan, melonjaknya
harga cabai merah karena pasokan yang masuk kedaerah ini tergolong kurang, sedangkan
cabai hijau masih bertahan berkisar Rp 25 hingga Rp 28 ribu per kilogram.
“Sedangkan harga pokok lain, seperti tepung, kacang, gula
pasir, dan minyak goreng harganya masih tergolong stabil, hanya telur ayam yang naik sekitar Rp2.000 per
papan sebelumnya Rp30.000 per papan menjadi Rp 32.000 per papan,” kata Abdul
Rafar, Minggu (15/10/2017).
Sementara pedagang kelontong di pajak Pasong Lama, Ikhwani
(30), menjelaskan, untuk saat ini harga sejumlah bahan pokok termasuk beras,
masih relatif stabil. Sebab kenaikan harga biasanya terjadi menjelang perayaan
hari besar islam.
“Biasanya kenaikan harga sejumlah bahan pokok
terjadi menjelang hari hari besar, seperti bulan suci Ramdahan dan hari raya, karena permintaan
barang meningkat, stoknya juga kurang. Dalam kondisi ini, untuk memenuhi
kebutuhan pedagang terpaksa harus membeli barang kepada tengkulak walau dengan
harga mahal, “ terangnya. (Saifullah)

