![]() |
| Suasana Pajak Pusong, Lhokseumawe (Foto: Muzakir Nurdin) |
Bukan hanya itu, para
nelayan juga mengalami penurunan omzet, sebab pembeli sepi akibat harga ikan yang
semakin mahal karena kurangnya pasokan ikan dari nelayan ke Pajak Pusong
tersebut.
Menurut salah seorang pedangang ikan di pajak
pusong lama, Aldi, harga ikan tongkol yang semula dijual seharga Rp30 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp60 ribu rupiah per kilogramnya. Akibat
itu, dirinya harus menanggung kerugian karena barang yang tersebut tidak laku
dijual.
Ikan gembung sebelumnya
dihargai Rp20 ribu per kilogram menjadi Rp40 ribu per kilogram. Cumi-cumi juga
mengalami kenaikan yang sangat signifikan, dari Rp35 ribu kini dilepas seharga
Rp70.000.
"Sudah tiga bulan
yang lalu sudah terjadi kelangkaan ikan, nelayan tidak ada yang melaut karena
cuaca buruk. Harga ikan itu naik sekitar 50 persen," ucap Aldi, Minggu
(15/10/2017).
Sementara itu
Kepala
Seksi Bidang Data dan Informasi,
BMKG Banda Aceh, yang di hubungi melalui via
telpon selulernya Minggu
siang mengatakan, cuaca buruk masih terus terjadi di kawasan pesisir Lhokseumawe. Maka dari itu
para nelayan dihimbau untuk waspada dengan gelombang tinggi yang kemungkinan
besar masih terus terjadi.
"Nelayan harus
mewaspadai angin
kencang, jika
sudah ada awan hitam sudah kelihatan, jadi dihimbau para nelayan diharapkan untuk
tidak melaut sementara
waktu," kata dia. (Muzakir Nurdin)

